Tak terasa sudah memasuki bulan sya'ban nih. Jadi ingat tahun yang lalu, ketika tarhib Ramadhanku gak maskimal, ternyata benar-benar berdampak sama ramadhan yang aku jalani. Nampaknya ramadhan kali ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Ada tantangan yang berbeda dimana aku harus mulai memasuki fase-fase baru dalam hidupku. Berdasaran pengalaman tahun yang lalu, aku ingin ramadhan kali ini lebih baik dari Ramadhan sebelumnya. #SemangatPerbaikan!
Teringat setahun yang lalu, saatku "terjerumus" menjadi panitia Ramadhan di Kampus(RDK) 1431 H Jamaah Shalahuddin UGM. Saat itu, aku memilih untuk menjadi panitia Semarak Jilbab Koko (Sembako). Karena Sembako hanya berlangsung dalam satu hari, akhirnya kuputuskan untuk melanjutkan perjuangan awal Ramadhan di Jogja dengan turut dalam panitia Buka Bersama (Buma). Acara yang satu ini memang agenda yang paling dinanti-nanti oleh PPT alias Para Pemburu Ta'jil. Acara
ini memang rutin dilaksanakan di Masjid Kampus UGM.
Adzan maghrib pun berkumandang, tanda memasuki malam Ramadhan pertama.. Orang-orang mulai sibuk mempersiapkan diri untuk tarawih di malam ini. Hari ini, ada sekilas pesan dari Sang Murobbi. Beliau menyampaikan pesan dari Ust. Jum'ah Amin. Pesan singkat yang menyentuh hati, yaitu:
1. Jangan terlalu fokus terhadap sebab-sebab materi kemenangan tapi lupa terhadap Rabbul Asbab (Tuhan dari segala sebab) 2. Jangan terlalu fokus terhadap manajemen, idariyah(kesekretariatan), dan perencanaan tapi lupa dengan hak-hak Allah. Manajemen, idariyah, dan perencanaan akan lebih efektif jika dilakukan oleh tangan-tangan yang selalu berwudhu, kening-kening yang bersujud, dan orang-orang yang hatinya tenang..
Saat Ramadhan memang banyak sekali event-event di kampus, sekolah, masjid-masjid, dsb.. Ada Ramadhan di Kampus, Ramadhan di Fakultas, Ramadhan di Masjid, dan sebagainya..
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1432H (Wilayah Jogjakarta dan sekitarnya)
Ramadhan tinggal mengitung jam, apa yang sudah kita persiapkan? Persiapan fisik, oke! Pesiapan ruhiyah, mantap! Persiapan target, tinggal eksekusi! Nah, ada satu lagi nih yang bisa disapkan sekarang, jadwal Imaskiyah. Untuk kawan-kawan khususnya di wilayah Jogjakarta dan sekitarnya, ini saya kasih Jadwal Imsakiyah 1432H dari Takmir Masjid Kampus UGM, semoga bermanfaat.. Oya, tak lupa saya memohon maaf kepada semua pihak atas segala khilaf yang pernah saya lakukan. Semoga Ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya, karena mungkin ini ramadhan terakhir kita, siapa yang tau? SEMANGAT PERBAIKAN!
"Ya Allah, pertemukan hamba dengan bulan Ramadhan-Mu.." (aamiin)
“17 Agustus tahun ’45.. itulah hari kemerdekaan kita…” Ups! Siapa sih yang nggak tahu lirik di atas?? Yap! Tanggal 17 Agustus 1945 itu ditetapkan sebagai hari kemerdekaan Republik Indonesia. Tapi, apa hubungannya sama Ramadhan??? Bagi bangsa Indonesia, khususnya yang beragama Islam Ramadhan memiliki makna dan kesan tersendiri lho. Kalo kita hubungkan dengan perjuangan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ternyata Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan NKRI yang dibacakan Soekarno-Hatta atas nama bangsa Indonesia terjadi pada hari Jumat, tanggal 09 Ramadhan 1367 Hijriah, yang bertepatan dengan tanggal 17 Agustus 1945 Masehi. Subhanallah!! Hmm.. Kog bisa ya? Berarti waktu berperang, para pejuang RI sedang berpuasa donk? Emang nggak lemes yah?? Hehe… Itu hebatnya orang yang sungguh-sungguh berpuasa. Seseorang yang sedang berpuasa memiliki mental-spiritual yang kuat serta memiliki kedekatan tersendiri dengan Allah SWT, Dzat yang membebaskan negeri ini dari cengkeraman tangan penjajah. Sekali lagi, Subhanallah..!!
Selain kemerdekaan RI, di bulan Ramadhan terjadi berbagai peristiwa sejarah maha penting, lho! Bukan saja dengan penurunan kitab suci (Al Qur'an), tapi juga ketika dihubungkan dengan berbagai peristiwa besar, terutama bertalian dengan sejarah perjuangan Nabi Muhammad SAW beserta umatnya di antaranya, perang Badar yang terjadi pada bulan Ramadhan, tepatnya bulan ke-19 dari tahun Hijrah/Januari 630 Masehi. Pembebasan Kota Makkah (fathu Makkah) pun terjadi pada Ramadhan 8 Hijrah (Februari 630 Masehi).
Selai itu bulan Ramdhan juga mendapat beberapa gelar kehormatan lho! Al Qur'an menjuluki bulan agung ini dengan bulan diturunkan Al Qur'an (syahru ramadhan alladzi unzila fih Al Quran). Hadis Nabi Muhammad SAW menjuluki Ramadhan dengan, antara lain, bulan kasih-sayang (syahr ar-rahmah), bulan ampunan (syahr al-maghfirah), bulan taubat (syahr at-taubah), bulan puasa (syahr ash-shiyam), bulan amal (syahr al-`amal), dan bulan keberkahan (syahr al-barakah).
Mungkin semangat ramadhan juga lah yang mengilhami pemimpin kita untuk mencetuskan Proklamasi kemerdekaan kita. Bulan ramadahan membuat motivasi mereka meningkat secara berlipat ganda dan Allah juga membuka jalan bagi mereka.
Dan perlu kita renungkan pula, bahwa kita tak selamanya di dunia ini! Dunia ini hanya sekedar istirahat sebentar untuk minum seteguk air.. Maka dari itu, jangan sia-siakan Ramadhan tahun ini! Karena tidak semua orang bisa mendapat kesempatan untuk menyambut bulan yang DAHSYAT ini..! Bahkan mungkin saja Ramdahan tahun ini adalah Ramadhan terakhir untuk kita.. Wallahua’lam.. Jadi nggak ada alasan kita untuk bermalas-malasan dibulan nan suci ini, kahn?? Pemimpin kita juga telah membuktikan kepada kita betapa berharganya bulan Ramadhan untuk perjuangan bangsa ini. Segera siapkan mental, fisik, serta rohani kita untuk menyambut bulan yang penuh berkah ini. SERBUUU… RAMADAHAN SERU…! ^_^ ALLOHUAKBAR!!! (vierhuzz_smada)
Hmm nggak kerasa yah! Sekarang udah memasuki bulan Rajab, hari ini, tanggal 5 Rajab, bulan dari empat bulan qomariah yang dimuliakan Allah swt. selain bulan Dzul-Qa’dah, Dzul-Hijjah dan Muharram.
Allah swt. berfirman: “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan Ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (At-Taubah: 36)
Firman Allah swt. ini cukuplah menjadi dasar keutamaan bulan Rajab. Selain juga Sabda Rasulullah saw. yang mengisyaratkan penyambutan dini beliau terhadap tamu agung, bulan suci Ramadhan.
Dalam untaian doa, beliau mengajarkan, “Allahumma baariklanaa fii rajaba wasya’bana waballighnaa ramadhana. Yaa Allah berkahi kami dalam bulan Rajab dan Sya’ban, dan panjangkan umur kami untuk berjumpa bulan Ramadhan.”
Rasulullah SAW juga bersabda, "Sesungguhnya Rajab adalah bulan ALLAH, Sya'ban adalah bulan aku (Rasulullah SAW) dan bulan Ramadhan adalah bulan umatku." "Semua manusia akan berada dalam keadaan lapar pada hari kiamat, kecuali para nabi, keluarga nabi dan orang-orang yang berpuasa pada bulan Rajab,Sya'ban dan bulan Ramadhan. Maka sesungguhnya mereka kenyang serta tidak ada rasa lapar dan haus bagi mereka."
Ayo! Buruan siapkan diri kita buat menyambut kedatangan tamu agung kita, bulan Ramadhan. ^_^
Saat awal kita berjumpa, binar yang tampak pada mata kalian begitu indah.. Awal kita berjumpa, aku sadar bahwa skenario-Nya tengah berj...
Penyejuk Hati
"Siapa yang membaca Al-Qur'an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, akan dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari Kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaikan jubah(kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanyabertanya,'Mengapa kami dipakaikan jubah ini?' Dijawab, 'Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al-Qur'an.'" (HR Al-Hakim)