Ads 468x60px

Sesungguhnya Engkau tahu
bahwa hati ini tlah berpadu
berhimpun dalam naungan cintaMu

bertemu dalam ketaatan
bersatu dalam perjuangan
menegakkan syariat dalam kehidupan

kuatkanlah ikatannya
tegakkanlah cintanya
tunjukilah jalan-jalannya

terangilah dengan cahyaMu
yang tiada pernah padam
ya Robbi bimbinglah kami

rapatkanlah dada kami
dengan karunia iman
dan indahnya tawakkal padaMu

hidupkan dengan ma’rifatMu
matikan dalam syahid di jalanMu
Engkaulah pelindung dan pembela

Minggu, 17 Mei 2009

The ESQ way 165



Training ESQ


“Training ESQ adalah sebuah fenomena. Menggugah dan mampu mengubah kehidupan menjadi lebih bermakna.”
Demikian kesimpulan salah seorang peserta yang telah mengikuti training ESQ.
ESQ memang bukan sekadar pelatihan kepemimpinan atau manajemen biasa. Training ini merupakan pelopor pelatihan sekaligus inovasi mutakhir yang mengasah sisi emosi dan spiritual untuk membangun karakter sumber daya manusia.
Selama ini konsep dan metoda untuk membangkitkan sumberdaya manusia di dalam dunia kerja dan kehidupan pribadi seringkali terpisah. ESQ menggabungkan tiga motivasi fisik, emosi, dan spiritual menjadi satu kekuatan dalam menggapai sukses baik dalam kehidupan sosial maupun spiritual.
Training ESQ membangkitkan suara hati atau nilai-nilai yang disebut 7 Budi Utama yaitu: Jujur, Tanggung Jawab, Visioner, Disiplin, Kerjasama, Adil, dan Peduli. Training ESQ juga membangkitkan kekuatan tersembunyi serta mengerahkan seluruh potensi dirinya untuk kehidupan dan pekerjaan yang lebih produktif.
ESQ hadir untuk siapa saja yang berkeinginan untuk membentuk karakter manusia paripurna. ESQ juga merupakan upaya untuk menjembatani rasionalitas dunia usaha dengan spirit ketuhanan sehingga melengkapi makna sukses dengan nilai-nilai spiritual yang mendalam, menuju esensi bahagia yang sesungguhnya.
Metodologi Training
Yang unik dan membedakan ESQ dari pelatihan lainnya adalah metodenya yang efektif dan komprehensif sehingga peserta merasakan pengalaman sebagaimana yang disampaikan dalam materi. Menggunakan teori Quantum Learning yaitu dengan cara merangsang seluruh indera penglihatan, pendengaran, serta menyeimbangkan antara kerja otak kanan dan otak kiri. Multimedia yang digunakan menggabungkan animasi, klip film, efek suara, musik. Ditampilkan dengan medium beberapa layar besar ukuran 4 x 6 m dengan tata suara sekitar 30.000 watt, sehingga dapat menghadirkan suasana alam (outdoor) ke dalam ruangan.
Sebagai materi pendukung, peserta juga akan diajak terlibat beberapa aktifitas dalam training seperti permainan, simulasi, serta saling berbagi pengalaman diantara peserta.


NB: AYO!!! Pastikan diri anda untuk jadi alumni ESQ...!!
SATRIA ESQ...!! GO..GO..GO...!
SATRIA ESQ...!! FIGHT.. FIGHT.. FIGHT..!
SATRIA ESQ..!! WIN.. WIN.. WIN..!
SATRIA ESQ..!! 1.. 6.. 5..
ESQ.. YES! ESQ.. YES!!!
^_^ hehe.. semangat 165! Allohuakbar!!!!!
Alhamdulillah, hari ini bisa ikut training ESQ regular..
awalnya ada rasa kecewa karena ana gak bisa ikut training dari awal..
Tapi Alhamdulillah.. Tak ada yang sia-sia..
ana mendapat suatu ilmu yang baru.. :)

Saat kita sholat dan membaca Al Fatihah, Sebenarnya Alloh menjawab setiap ayat yang kita lafadzkan.. :)
Mau tau??? ini dia..
Seorang hamba berkata, ''Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam.''
Allah menjawab, "
Hambaku telah memuji-Ku."

Seorang hamba berkata, ''Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang.''
Allah menjawab, "
Hambaku telah menyanjung-Ku."

Seorang hamba berkata, ''Yang Menguasai Hari Pembalasan.''
Allah menjawab, "
Hamba-Ku telah memuliakan-Ku."

Seorang hamba berkata, ''Hanya Kepada-Mu kami Menyembah, dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan.''
Allah menjawab, "
Ayat ini setengah-setengah antara Aku dan hamba-Ku, maka hamba-Ku berhak atas yang ia minta."

Seorang hamba berkata, ''Tunjukkanlah kami jalan yang lurus, yaitu jalan yang telah Engkau anugerahkan kepada mereka, bukan mereka yang Engkau murkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.''
Allah menjawab, "H
amba-Ku berhak atas apa yang ia minta."

(Hadist Qudsi)
Subhanallah.. Masihkah kita terburu2 dalam sholat? apakah kita telalu sombong? sehingga tak mengharpkan do'a kita dijawab oleh Alloh yang Maha Berkehendak??
Astaghfirullah...

Yap! Ana mendapat ilmu yang sangat LUAR BIASA hari ini.. !! Semua itu berasal dari Alloh dan pasti akan kembali pada Alloh..
Kan kunantikan perjumpaan itu.. (aamiin)

Allohuakbar!! Allohuakbar!!! ^_^/ESQ, GO.. FIGHT.. WIN!!

Senin, 11 Mei 2009

Sampaikan!

S.A.M.P.A.I.K.A.N


sayup-sayup itu mulai terdengar..

Demi membubarkan kekaburan itu..

kusimpan tiap rasa dalam cengkerang keras yang melindungi..

Saat awan lebat menurunkan hujan

tetesan terapung-apung di dada air

berpusar berpadu deru ombak dan angin

melintas di udara tak terjangkau..

membawa bau asin samudra air mata ini...

merusuh dalam keluhanku yang bersungguh-sungguh...

inilah pesan yang tak tersampaikan..

vierhuzz.blogspot.com

Minggu, 10 Mei 2009

HP???


"Hari gini gak punya HP? Aduh gak gaul banget deh!”

Eits.. apa itu ungkapan yang sering kita dengar? Yap! Kita tahu bahwa Handphone adalah satu benda yang paling penting bagi remaja biar digolongkan kelompok yang gaul. Hmm.. Apa bener yah? Yuk! Kita bedah bareng-bareng baik buruknya hape khususnya buat kita para pelajar.

Ngomong-ngomong soal hape nih, emang gak bisa disangkal kalo dengan hape kita bisa berkomunikasi dengan sangat mudah. Sekarang hampir semua orang punya hape kan? Sobat tau gak ya? Tujuan pelajar membawa hp ke skul itu macem-macem! Diantaranya buat komunikasi sama ortu, biar dianggap gaul, cari informasi via internet, dsb. Dan ternyata alasan kedua adalah yang paling banyak pengikutnya lho! Mereka menggunakan HP untuk ber-sms-ria dengan temen-temennya biar dianggap gaul gitu! Alhasil, banyak pulsa yang terbuang sia-sia cuma hal yang nggak jelas arah tujuannya. Ya kan? Klo untuk mencari informasi via internet, mungkin aja sih. Secara ya.. Sekarang hape dengan harga yang terjangkau udah ada aplikasi internetnya. Dan untuk mengakses internet via hape juga nggak perlu biaya yang mahal kan? Tapi hati-hati sama dunia maya ini! Kalo salah penggunaannya bisa brabe lho! Misalnya, meningkatnya gambar porno plus kata-kata jorok lewat hape!

Naudzubillah.. Mereka menggunakan hape buat saling tukar gambar porno en bercanda lewat sms dengan kata-kata yang menjurus porno pula.Bahkan yang paling mengerikan, mereka membuat gambar porno dengan model or pemeran mereka sendiri! Astaghfirullah.. Bener-bener parah akibat yang satu ini..! Nah lo! Sobat jangan sampe masuk ke golongan kayak gitu yah.

Baidewei, sobat pernah liat ada temen kita yang lagi maenin hape pas jam pelajaran gak? Bicara soal ini, ane udah melakukan survei ke sebuah SMA Negeri di kota pecel ini. Ane coba nyebarin angket tentang dampak pemakaian hape dalam Kegiatan Belajar Mengajar alias KBM. Alhasil 90% pelajar ketika ditanya, “Apakah anda mengaktifkan hape dan menggunakan hape pada saat KBM berlangsung?” jawabannya adalah, “Ya!” Udah gitu ketika ditanya, “Apakah penggunaan hape pada saat KBM berlangsung berpengaruh bagi prestasi anda?” Jawabannya apa hayo?? Yup! Mereka kebanyakan menjawab, “Biasa aje tuh!” Ckk..ckk..ckk.. Gimana bangsa ini bisa maju?

Nah! udah pada tau kan apa plus-minusnya hape buat kita sebagai pelajar. So, kita harus pinter-pinter ngendaliin diri nih. Kalo nggak kita bisa terjerumus ke dalam lembah hitam yang gelap gulita nan menyeramkan.. Hiii… atuuut..(vierhuzz_smada)

Sabtu, 09 Mei 2009

Effects of Cold Water


Bagi anda yang menyukai air dingin, artikel ini sangat bermanfaat bagi anda. Memang menyenangkan bila kita meminum air dingin setelah makan. namun, air dingin akan membekukan makanan berminyak yang baru anda konsumsi. Hal ini akan memperlambat pencernaan. sekali saja "mengendap" bereaksi dengan asam, akan merusak dan diserap usus lebih cepat daripada makanan padat. dan akan membatasi usus. segera setelah itu, akan menimbun menjadi lemak dan menjadi penyebab kanker. lebih baik untuk meminum air panas atau hangat setelah makan.

Catatan penting tentang serangan jantung-anda harus mengetahui bahwa tidak setiap gejala serangan jantung akan melukai lengan sebelah kiri. waspadalah jika anda merasa sakit pada kerongkongan. anda mungkin tidak akan pernah merasa sakit pada bagian dada selama serangan jantung berlangsung. rasa mual dan keringat yang bercucuran juga menjadi gejala umum. 60% orang yang mengalami serangan jantung pada saat tidak sadarkan diri atau tidur tidak pernah terbangun. Rasa sakit pada tenggorokan dapat membangunkan anda dari tidur anda yang nyenyak.

Mari berhati2 dan waspada. Semakin kita tahu semakin baik untuk kita bertahan. Seorang ahli jantung mengatakan jika seseorang membaca pesan ini dan mengirimkannya kepada 10 orang, anda dapat menyelamatkan sedikitnya 1 nyawa seseorang. Perhatikan & kirimkan ini kepada teman2 anda. Agar dapat menyelamatkan kehidupan.

Jadi, kirimkan artikel ini kepada teman2 yang anda sayangi.

Selasa, 07 April 2009

Perjalanan Panjang..

Hari ini..
dalam enambelas masa..
tlah terangkum sekelumit kisah..
yang tlah membawaku dalam perjalanan ini..
dan semua berhembus..
seakan angin tak ada habisnya..
walau memori ini berkelit dari semua asa..
namun..
setiap kuterperanjat dalam suatu keadaan..
yang mungkin sangat ringan..
dengan sepenggal ilmu yang tak dipahami..
hati ini berusaha mencari..
walau tak kurasa pencarian itu begitu melelahkan..
hati ini sempat terperosok..
dalam..
tak terlihat..
Lubang itu begitu besar...
hanya pandangan tak terarah..
sakitnya terasa sampai saat ini..
walau memori enggan tuk mengingat..
namun sayang..
semua terekam..
begitu panjang..
hingga kusampai di sini..
Sungguh perjalanan yang melelahkan..
Apa yang sudah kulakukan?
aku merasa baru hidup dalam dua masa..

Yaa Rabb..
Engkau yang Maha Sempurna..
Saat ini..
kuakui semuanya..
bahwa Engkau Yang menghidupkanku..
kemudian Kau berikan mata padaku..
agar aku dapat melihat kekuasaan-Mu...
Engkau beri aku telinga..
agar aku dapat mendengar suara lantunan ayat-ayat-Mu
Engkau berikan aku otak..
hingga dapat berpikir tentang penciptaan alam ini..
Engkau beri aklu hati..
agar dapat kumerasakan keindahan cinta-Mu..
Maha Suci Engkau Ya Allah..
Sungguh.. hanya Engkau Yang Maha membolak-balikkan hati..

Segala puji bagi-Mu Ya Allah..
Yang pertama tanpa ada yang mengawali..
Yang terakhir tanpa ada yang mengakhiri..
Yang tak terlihat oleh pandangan orang yang memandang..
Yang tak tergambarkan oleh banyang orang yang membayangkan..
Engkau ciptakan segala sesuatu atas kehendak-Mu..
dan Engkau matikan segala sesuatu atas kehendak-Mu pula..
Segala puji bagi-Mu Ya Allah..
Hamba bertaubat.. Ya Ghaffar..
Dan hamba bersyukur atas nikmat iman yang kau beri..
atas nikmat dakwah..
atas nikmat kehidupan..
atas nikmat persaudaraan..
Sungguh..
Nikmat yang Kau beri tak kan mampu aku hitung..
dan hamaba bersaksi bahwa tiada ilah yang berhaq disembah kecuali engkau..
dan hamba bersaksi bahwa nabi Muhammad utusan-Mu...
Kan kurindukan perjumpaan itu Ya Allah..


with love:
ervira rusdhiana 
(7April2009)

Jumat, 03 April 2009

Ada Apa dengan Kartini?

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Dan Allah membuat isteri Fir'aun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: "Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam firdaus, dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim.” (QS. At-Tahriim:11)

Saudaraku yang semoga dirahmati Allah, sudah tidak asing terdengar di telinga kita bahwa baiknya wanita akan menjadi kunci kebaikan umat. Peran dan partisipasi seorang wanita adalah suatu hal yang sangat penting.
Wanita laksana pedang bermata dua, jika ia baik dan menunaikan tugas-tugas utamanya sesuai dengan yang Allah gariskan maka ia bagaikan batu-bata yang baik bagi bangunan masyarakat Islam. Namun jika ia telah menyimpang dari syari’at yang Allah tetapkan, maka ia ibarat pedang yang akan merusak dan menghancurkan umat.

Wanita Dalam Islam
Islam benar-benar memperhatikan peran wanita muslimah, karena di balik peran mereka inilah lahir pahlawan dan pemimpin agung yang mengisi dunia dengan hikmah dan keadilan. Wanita begitu dijunjung dan dihargai perannya baik ketika menjadi seorang anak, ibu, istri, kerabat, atau bahkan orang lain.
Saat menjadi anak, kelahiran anak wanita merupakan sebuah kenikmatan agung, Islam memerintahkan untuk mendidiknya dan akan memberikan balasan yang besar sebagaimana dalam hadits riwayat `Uqbah bin ‘Amir bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,
“Barangsiapa yang mempunyai tiga orang anak wanita lalu bersabar menghadapi mereka dan memberi mereka pakaian dari hasil usahanya maka mereka akan menjadi penolong baginya dari neraka.” (HR. Ibnu Majah: 3669, Bukhori dalam “Adabul Mufrod”: 76, dan Ahmad: 4/154 dengan sanad shahih, lihat “Ash-Shahihah: 294).

Ketika menjadi seorang ibu, seorang anak diwajibkan untuk berbakti kepadanya, berbuat baik kepadanya, dan dilarang menyakitinya. Bahkan perintah berbuat baik kepada ibu disebutkan oleh
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebanyak tiga kali baru kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam sebutkan perintah untuk berbuat baik kepada ayah. Dari Abu Hurairah berkata,
“Datang seseorang kepada Rasulullah lalu bertanya, ‘Wahai Rasulullah, siapa yang paling berhak untuk menerima perbuatan baik dari saya?’ Rasulullah menjawab, ‘Ibumu,’ dia bertanya lagi, ‘Lalu siapa?’ Rasulullah menjawab, ‘Ibumu,’ dia bertanya lagi, ‘Lalu siapa?’ Rasulullah kembali menjawab, ‘Ibumu,’ lalu dia bertanya lagi, ‘Lalu siapa?’ Rasulullah menjawab, ‘Bapakmu.’” (HR. Bukhori: 5971, Muslim: 2548)

Dan saat wanita menjadi kerabat atau orang lain pun Islam tetap memerintahkan untuk mengagungkan dan menghormatinya. Banyaknya pembahasan tentang wanita di dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah menunjukkan kemuliaan mereka. Karena sesuatu yang banyak dibahas dan mendapat banyak perhatian tentunya adalah sesuatu yang penting dan mulia. Lalu masih adakah yang berani mengatakan bahwa Islam menzhalimi wanita?!
Wahai saudariku, demikianlah syari’at Islam menempatkan wanita di singgasana kemuliaan. Adapun di zaman sekarang, kenyataan yang terjadi di masyarakat sungguh jauh dari itu semua. Penyebabnya tidak lain adalah karena
jauhnya umat Islam dari pemahaman yang benar terhadap agama mereka. Seringkali ada orang yang menjadikan kesalahan orang lain sebagai hujjah (argumentasi) baginya untuk turut berbuat kesalahan yang sama. Terkadang pula orang-orang menilai syari’at Islam dari perilaku orang-orang yang menyatakan bahwa mereka beragama Islam, namun pada hakekatnya perilaku mereka belumlah menggambarkan yang demikian. Oleh karena itu wahai Saudariku, janganlah menjadikan perilaku manusia sebagai dalil. Jadikanlah Al-Qur`an dan Sunnah dengan pemahaman para shahabat sebagai petunjuk bagi kita. Sungguh kita berlindung kepada Allah dari butanya hati dan akal dari kebenaran.

Emansipasi

Saudaraku yang dirahmati Allah, kalau di Indonesia kita punya R.A Kartini, ternyata dalam Islam, kita juga punya pejuang-pejuang wanita yang sudah lebih dahulu memperjuangkan hak-hak kaum wanita. Kita pasti tidak asing lagi dengan nama Khadijah ra. Ya! Beliau adalah seorang wanita muslim yang merelakan seluruh harta bendanya demi perjuangan Islam. Selain itu, beliau juga merupakan istri pertama Rasulullah SAW yang senantiasa mendukung perjuangan Rasulullah dalam menyampaikan agama Allah. Bahkan Rasulullah mengatakan bahwa Khadijah adalah wanita yang paling utama di muka bumi.

“Tidak demi Allah, aku tidak pernah mendapat pengganti yang lebih baik daripada Khadijah. Ia yang beriman kepadaku ketika semuanya ingkar. Ia mempercayaiku taktala semua orang mendustakanku. Ia yang memberikanku harta pada saat semua orang enggan member. Dan darinya aku memperoleh keturunan-sesuatu yang tidak kuperoleh dari istri-istriku yang lain.”

Di Indonesia sendiri masalah emansipasi ini berkembang setelah adanya pemikiran-pemikiran R.A. Kartini, tokoh pergerakan kemerdekaan RI, melalui bukunya "Habis Gelap Terbitlah Terang". Menurut Ibnu Ahmad Dahri (1992), pikiran-pikiran Kartini yang dituangkan dalam bentuk surat-menyurat dan risalah ini tidak ditemui detail-detail masalah yang harus digugat oleh wanita, tetapi secara umum beliau menghendaki peningkatan harkat dan martabat wanita. Jadi sebenarnya Kartini tidak menuntut hak-hak wanita seperti di Barat, namun menuntut hak-hak wanita yang memang menjadi haknya.

Sesungguhnya Rasulullah yang diutus sebagai rahmatan lil’alamin adalah pelopor emansipasi wanita dalam Islam. Beliau akan memerangi siapa saja yang akan mengubur anak wanita mereka hidup-hidup. Dan belia juga menjanjikan ganjaran yang sangat besar diakhirat kelak bagi mereka yang membesarkan anak wanita mereka: "Barangsiapa yang membesarkan anak-anak perempuannya, dan merawat mereka dengan baik, mereka akan melindunginya dari api neraka."

Beruntunglah bagi yang terlahir sebagai seorang wanita. Bagi kaum Adam jangan berkecil hati karena seorang laki-laki adalah imam bagi seorang wanita. Maka berbanggalah pula bagi yang terlahir sebagai seorang laki-laki. Segala Puji bagi Allah Yang Maha Sempurna!
Meskipun pria menjadi pemimpin atas wanita, bukan berarti pria lebih mulia dari wanita, karena yang lebih mulia di antara mereka adalah yang lebih bertaqwa, dan bukan yang lebih tinggi pangkatnya. Atau bisa dikatakan bahwa Islam sama sekali tidak mendudukan wanita di bawah pria.

Wanita mendapat posisi yang paling penting adalah posisi untuk membina anak - anaknya. Posisi ini sangat penting untuk membentuk calon - calon penerus di masa depan. Dan kalaupun seorang wanita tidak menjadi pemimpin, toh dialah yang menyiapkan calon - calon pemimpin masa depan.
Bahkan yang melahirkan Rasulullah, yang begitu mulia adalah seorang wanita! Subhanallah!

“Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita sholehah.” (HR. Muslim)

Wallahu'alam..

[ervira rusdhiana:vierhuzz.blogspot.com]

Kamis, 02 April 2009

Dalih menolak berhijab & jawabannya..

Apa Yang Menghalangimu Untuk Belum Berhijab Wahai Saudariku ?

Hijab adalah pakaian wanita muslim yang menutup bagian kepala sampai dengan kaki (termasuk didalamnya jilbab/tudung dan pakaian yang longgar tidak memperlihatkan lekuk tubuh). Bagi orang awam, masalah hijab mungkin dianggap masalah sederhana. Padahal sesungguhnya, ia adalah masalah besar. Karena ia adalah perintah Allah SWT yang tentu didalamnya mengandung hikmah yang banyak dan sangat besar. Ketika Allah SWT memerintahkan kita suatu perintah, Dia Maha Mengetahui bahwa perintah itu adalah untuk kebaikan kita dan salah satu sebab tercapainya kebahagiaan, kemuliaan dan keagungan wanita.

Seperti firman Allah SWT: "Hai Nabi, katakan kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin untuk mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka, yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu”.(QS. Al Ahzab:59)

Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam pernah bersabda: "Akan ada di akhir umatku kaum lelaki yang menunggang pelana seperti layaknya kaum lelaki, mereka turun di depan pintu masjid, wanita-wanita mereka berpakaian (tetapi) telanjang, diatas kepala mereka (terdapat suatu) seperti punuk onta yg lemah gemulai. Laknatlah mereka! Sesunggunya mereka adalah wanita -wanita terlaknat."(Diriwayatkan oleh Imam Ahmad(2/33))
Sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam juga pernah bersabda: “Dua kelompok termasuk penghuni Neraka, Aku (sendiri) belum pernah melihat mereka, yaitu seperti orang yg membawa cemeti seperti ekor sapi, dengannya mereka mencambuki manusia dan para wanita yg berpakaian (tetapi ) telanjang, bergoyang berlenggak lenggok, kepala mereka (ada suatu) seperti punuk unta yg bergoyang goyang. Mereka tentu tidak akan masuk Surga, bahkan tidak mendapat baunya. Dan sesungguhnya bau Surga itu tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian."(HR. Muslim, hadits no. 2128).

Dimasa kini banyak alasan atau sebab yang sering dijadikan alasan mengapa para wanita enggan untuk berhijab, diantaranya:

1. Belum mantap
Bila ukhti/saudari berdalih dengan syubhat ini hendaknya bisa membedakan antara dua hal. Yakni antara perintah Tuhan dengan perintah manusia. Selagi masih dalam perintah manusia, maka seseorang tidak bisa dipaksa untuk menerimanya. Tapi bila perintah itu dari Allah SWT tidak ada alasan bagi manusia untuk mengatakan saya belum mantap, karena bisa menyeret manusia pada bahaya besar yaitu keluar dari agama Allah SWT sebab dengan begitu ia tidak percaya dan meragukan kebenaran perintah tersebut.

Allah SWT berfirman Allah: "Dan tidak patut bagi lelaki mukmin dan wanita mukminah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah SWT dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia telah sesat, sesat yang nyata.” (QS. Al-Ahzab: 36)

2. Iman itu letaknya di hati bukan dalam penampilan luar
Para ukhti/saudari yang belum berhijab berusaha menafsirkan hadist, tetapi tidak sesuai dengan yang dimaksudkan, seperti sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasalam: “Sesungguhnya Allah SWT tidak melihat pada bentuk-bentuk (lahiriah) dan harta kekayaanmu tapi Dia melihat pada hati dan amalmu sekalian.”(HR. Muslim, Hadist no. 2564 dari Abu Hurairah).



Tampaknya mereka menggugurkan makna sebenarnya yang dibelokkan pada kebathilan. Memang benar Iman itu letaknya dihati tapi Iman itu tidak sempurna bila dalam hati saja. Iman dalam hati semata tidak cukup menyelamatkan diri dari Neraka dan mendapat Surga. Karena definisi Iman Menurut jumhur ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah: "keyakinan dalam hati, pengucapan dengan lisan, dan pelaksanaan dengan anggota badan". Dan juga tercantum dalam Al-Quran setiap kali disebut kata Iman, selalu disertai dengan amal, seperti: "Orang yg beriman dan beramal shalih....". Karena amal selalu beriringan dengan iman, keduanya tidak dapat dipisah-pisahkan.

3. Allah belum memberiku hidayah
Ukhti/saudari yang seperti ini terperosok dalam kekeliruan yang nyata. Karena bila orang yang menginginkan hidayah, serta menghendaki agar orang lain mendo'akan dirinya agar mendapatkannya, ia harus berusaha keras dengan sebab-sebab yang bisa mengantarkannya sehingga mendapatkan hidayah tersebut. Seperti firman Allah SWT: "Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar-Ra'd: 11).

Karena itu wahai uhkti/saudari, berusahalah mendapatkan sebab-sebab hidayah, niscaya Anda mendapatkan hidayah tersebut dengan izin Allah SWT. Diatara usaha itu adalah berdo'a agar mendapat hidayah, memilih kawan yang shalihah, selalu membaca, mempelajari dan merenungkan Kitab Allah, mengikuti majelis dzikir dan ceramah agama dan lainnya.

4.Takut tidak laku nikah


Syubhat ini dibisikkan oleh setan dalam jiwa karena perasaan bahwa para pemuda tidak akan mau memutuskan untuk menikah kecuali jika dia telah melihat badan, rambut, kulit, kecantikan dan perhiasan sang gadis. Meskipun kecantikan merupakan salah satu sebab paling pokok dalam pernikahan, tetapi ia bukan satu-satunya sebab dinikahinya wanita.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: "Wanita itu dinikahi karena empat hal; yaitu karena harta, keturunan, kecantikan dan agamanya. Dapatkanlah wanita yg berpegang teguh dengan agama,(jika tidak) niscaya kedua tanganmu berlumur debu". (HR. Al Bukhari, kitaabun nikah,9/115).

5. Ia masih belum Dewasa
Sesungguhnya para wali, baik ayah atau ibu yang mencegah anak puterinya berhijab, dengan dalih karena masih belum dewasa, mereka mempunyai tanggung jawab yang besar dihadapan Allah SWT pada hari Kiamat. Karena menurut syariat ketika seorang gadis mendapatkan Haidh, seketika itu pula ia wajib untuk berhijab.

6. Orang tuaku dan suamiku melarang berhijab
Dasar permasalahan ini adalah bahwa ketaatan kepada Allah SWT harus didahulukan daripada keta’atan kepada mahluk siapa pun dia. Seperti dalam hadits shahih disebutkan:

"sesungguhnya ketaatan itu hanya dalam kebaikan."(HR. Al Bukhari dan Muslim). Dan sabda Rasul dalam hadist lainnya: "Dan tidak boleh ta'at kepada mahluk dengan mendurhakai (bermaksiat) kepada Al-Khaliq." (HR. Imam Ahmad, hadits ini shahih).

Maka dari itu wahai ukhti yang belum berhijab, semoga tulisan ini mejadi pembuka hati yang terkunci, menggetarkan perasaan yg tertidur, sehingga bisa mengembalikan segenap akhwat yang belum menta’ati perintah berhijab, kepada fitrah yang telah diperintahkan Allah SWT.

(Dikutip dari buku terjemahan yg berjudul asli Ila Ukhti Ghairil Muhajjabah Mal Maani'u Minal Hijab? oleh Syaikh Abdul Hamid Al Bilaly).

Wallahu A’lam.