Ads 468x60px

Sesungguhnya Engkau tahu
bahwa hati ini tlah berpadu
berhimpun dalam naungan cintaMu

bertemu dalam ketaatan
bersatu dalam perjuangan
menegakkan syariat dalam kehidupan

kuatkanlah ikatannya
tegakkanlah cintanya
tunjukilah jalan-jalannya

terangilah dengan cahyaMu
yang tiada pernah padam
ya Robbi bimbinglah kami

rapatkanlah dada kami
dengan karunia iman
dan indahnya tawakkal padaMu

hidupkan dengan ma’rifatMu
matikan dalam syahid di jalanMu
Engkaulah pelindung dan pembela

Selasa, 07 Mei 2013

Membangun Keluarga Dakwah


Oleh : Ervira Rusdhiana

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya (sakinah), dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih (mawaddah) dan sayang (rahmah). Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.”
(QS Ar Rum ayat 21)

Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang anggota keluarga. Dalam paradigma berkeluarga seorang muslim, berkeluarga bukan hanya sekedar membentuk keluarga saja, namun motivasi berkeluarga haruslah dilandasi dengan motivasi untuk beribadah kepada Allah, menjaga kesucian diri, dan merealisasikan amal bahwa berkeluarga adalah bagian dari sebuah gerakan menegakkan hukum-hukum Allah di muka bumi.

Selasa, 16 April 2013

Doa dan Harapan dari Hati


Hari ini, aku bertemu dengan Murobbiku di mushola apung pascasarjana UGM. Ya, beliau adalah murobbi terbaru ku setelah tiga kali berganti Murobbi selama kuliah di UGM. Menyenangkan sekali bisa menjadi muttarobbi nya. Karena sejatinya kami sudah saling mengenal cukup lama. Aku bersyukur selalu dipertemukan dengan orang-orang luar biasa yang tak terduga. Mulai dari yang dulunya hanya saling mengenal di dunia maya (ketika awal tahun 2010 saat menjadi mahasiswa baru UGM) hingga yang sudah sangat dekat juga ada. Kami dilahirkan dari rahim tarbiyyah. Dipertemukan melalui perangkat yang paling dasar dari jama'ah ini, usrah. Alhamdulillah atas segala nikmat-Mu Yaa Allah..

Kamis, 04 April 2013

#MariGerak




”Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang”. (HR. Bukhari)

Ibnul Jauzi mengatakan, ”Terkadang manusia berada dalam kondisi sehat, namun ia tidak memiliki waktu luang karena sibuk dengan urusan dunianya. Dan terkadang pula seseorang memiliki waktu luang, namun ia dalam kondisi tidak sehat. Apabila terkumpul pada manusia waktu luang dan nikmat sehat, sungguh akan datang rasa malas dalam melakukan amalan ketaatan. Itulah manusia yang telah tertipu (terperdaya).”

Sabtu, 30 Maret 2013

Ujian Keimanan


"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta (QS al-Ankabut [29]: 2-3).

Orang-orang yang beriman memang tidak bisa melepaskan diri dari hal yang satu ini: ujian keimanan. Ia merupakan proses yang akan membuktikan keimanan dari orang-orang yang mengaku, "Kami telah beriman." Ujian keimanan adalah keniscayaan. Dan semua ujian itu berfungsi untuk membuktikan kebenaran iman seseorang. Dijelaskan Ibnu Katsir bahwa ujian yang diberikan itu sesuai dengan kadar keimanan seseorang.  Rasulullah SAW bersabda, "Manusia yang paling berat cobaannya adalah para nabi, kemudian orang-orang shalih, kemudian berikutnya dan berikutnya. Seseorang dicoba sesuai dengan (kadar) agamanya. Ketika ia tetap tegar, maka ditingkatkan cobaannya." (HR At-Tirmidzi)

Selasa, 26 Maret 2013

searching for a PRINCE



When you stop searching for a PRINCE and make ALlah the KING of your heart..

Rabu, 20 Maret 2013

Menuju Cahaya

Bersimpuh dalam keheningan malam
Dengan sujur-sujud panjang
tlah kupilih jalan ini
menuju-Mu

tlah kupilih jalan ini
Maka dalam hening
kumencari ketenangan

karena sejatinya dalam hening malam
kutemukan cahaya

Menuju Cahaya

Ya Allah jadikanlah Al Qur’an sebagai penyubur hati kami, cahaya dada kami, dan penghilang gundah dan gulana kami, dan jadikanlah kami ahli qur’an yang mana termasuk keluargamu dan orang-orang yang mencintai-Mu...

Yogyakarta,  20 Maret 2013


Kamis, 24 Januari 2013

Mencari Hati yang Hilang

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassallam pernah bersabda, “Sesungguhnya di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging yang jika ia baik, maka baiklah seluruh tubuhnya dan Jika ia buruk, maka buruklah seluruh tubuhnya, ia adalah hati.” (Muttafaq ‘alahi). 

HATI, sebuah kata yang berasal dari bahasa arab qalbunyaitu anggota badan yang letaknya di sebelah kiri dada dan merupakan bagian terpenting bagi pergerakan darah. Dikatakan juga  hati sebagai qalb, karena sifatnya yang berubah-ubah.