
sebuah puisi hasil karya anak negri...
kita bisa bersatu...saling bahu membahu
membuat sebuah karya...berupa puisi.......
Tanyaku Pada Hujan
Awan kelabu bergelayut manja
sampaikan bulir hujan dari atas mega
aku berdiri menatap senja
kota indah tempat kumerajut kisah
dari bilik jendela kupandang awak mungil menari riang
menikmati rintikan hujan yang mengguyur
tanpa menoleh padaku yang rindu hujan
Menjejak langkah mencari hikmah
Kala hujan hapuskan resah
Tenggelamkan duka di genangan warna
Esok, ada asa yg kan ku rajut dengan doa
aku tak tahu harus apa
apakah menulis atau melihat
namun ku akan mencoba
menggoreskan sebaris kata
Kata tergores membentuk makna
Mengartikan rasa dalam jiwa
Melukis mimpi pada kanvas hari
Detik demi detik kan terlewati
terlewati hujan putih
menyairkan detak nadi
hujan kini turunkan sepi
hingga mimpi bertemu hari
dan hujan pagi ini
menemani sepi dan matahari yang mengabdi
aku masih seperti dulu tak berubah
mungkin jalan ini tlah merubah diri
jalan panjang penuh duri
yang kulalui setiap hari
tak lelah ku terus menanti
datangnya sang bidadari
ketika rinai hujan berganti
pelangi memberiku sebuah arti
masih ada asa menggelayut dalam diri
dan akan selalu terpatri
Pada gerimis hari itu,
Ada tanya yg masih membeku
Inikah langkah yg ku tuju??
Ataukah aku harus menyibak kabut penuh debu?
langit pun terus menangis
tangisan kisah kasih putih
hujan kini turunkan sepi
rindu akan bidadari hati
Dengan binar mata birunya
Dia tersenyum penuh arti
Penantian segera bertepi
Labuhkan asa pada dermaga hati..
bisik debu
aku bersihkan tapakmu
menyisir benar jalanMu
yg binarnya hujani semangatku
lalu langit mulai bicara
bahwa ia memendam sebuah rasa
apakah amarah apakah cinta
tapi kini tiada yang tersisa
hanya asa berujung duka,
karena semu yang terus membara
andaikan hujan turun lagi
kuharap padamkan bara hati
Langit bergemuruh memendam rindu
Lirih menatap bumi yang setia menunggu
Sampaikan pesan lewat semilir angin
Sebait kisah kan terukir INDAH
sawah hatiku setia menanti
turun hujan agar hati terbasahi
mau sampai kapan duduk di tepi
bukankah hati tiap hari sudah tersiram ayat2 Ilahi
entahlah.. Kini semua berubah
langit hanya meratap gelisah
pada bumi yg kian terjamah
apakah semua ini akan musnah?
langit hanya meratap gelisah
pada bumi yg kian terjamah
apakah semua ini akan musnah?
para pujangga n pujanggi anak negri :
vierhuzz
jejak2mimpi
pejuangkesepian
schaid
tristania01
ghumeeracle
oncomko
trims untuk kontribusinya.....mari bereksperisi dan berkreasi dengan puisi inspiratif....hehehe...semangaaaaaddddd ^^
ijin copas ya? trims :)
BalasHapusmonggo asal ditulis sumbernya ya.. ^_^
BalasHapusIni mah bukan puisi berantai atuh Vir...
BalasHapusHe..he...
Puisi berantai itu gabungan 2, 3, 4 atau 5 puisi yg berbeda menjadi satu yg berkesenambungan...
Lebih tepatnya itu puisi bersama. Kerna ditulis bersama.. ^_^
Bagus puisinya.. Lanjutgan..!!
gitu ya pak.. :D
BalasHapusoke deh, ini puisi sambung menyambung..
Ho oh...
BalasHapusYang semangat perbaikan ya nulisnya Vir...
ijin copas gan...
BalasHapus